Realist Maou ni yoru Seiiki naki Isekai Kaihaku chapter 21.2 Bahasa indonesia

Realist Maou ni yoru Seiiki naki Isekai Kaihaku chapter 21.2 Bahasa indonesia

 Novel The Legendary Rebuilding of a World by a Realist Demon King chapter  21.2 Bahasa indonesia



Saint, Maid dan sebuah persiapan


============================================================



Intinya aku akan hancur. Tamat.



“Dan begitulah. Jeanne, maukah kamu ikut denganku? ”



“Itu selalu menjadi niat ku. Aku mendengar pesan. Dikatakan bahwa aku akan bepergian dengan Raja Iblis. Seorang pelayan berkemauan keras juga akan hadir. "





Jeanne melirik ke arah Eve. Ekspresi Eve sulit dibaca.



"Di sana aku akan membunuh banyak orang. Tapi itu adalah kehendak Tuhan. Raja Iblis akan mendapatkan teman penting di sana. Itu juga kehendak Tuhan. Namun…"



"Namun?" 

"Raja Iblis juga akan kehilangan teman penting."



"Apakah itu juga kehendak Tuhan?"



Gadis pirang itu mengangguk.



“Aku tidak tahu siapa teman ini. Tetapi jika aku menolak untuk pergi karena takut akan pesan ilahi ini, maka nama Raja Iblis Ashtaroth akan selamanya menjadi identik dengan pengecut. Aku akan pergi."



Wajah Jeanne tersenyum mendengar kata-kata ini.



"Raja Iblis yang dipilih oleh Tuhan."

Dia berkata.



Kombinasi kata-kata yang sangat aneh di sana. Tapi aku kira itu bernar jika kamu tidak menyamakan makna nama Raja Iblis dengan menjadi jahat.

Dan memang, aku tidak melihat diri ku sebagai orang yang jahat.



Jadi, aku mendapatkan komandan baru untuk menemani kami ke tanah air Dwarf itu.

Tujuan sebenarnya dari dewan perekrutan telah terpenuhi, tetapi ujian baru saja dimulai.





Setelah itu, aku bertindak sebagai hakim kota dan melakukan pemeriksaan ketat sebelum memilih beberapa perwira berpangkat rendah.



Pada waktunya, mereka akan menjadi komandan pasukan tentara bayaran manusia yang akan ku bentuk.



Aku berniat agar Toshizou melatih mereka saat aku pergi ke tanah kerdil, tapi berapa banyak yang akan selamat dari latihan keras komandan iblis?



Aku berharap mereka semua akan berhasil.

Itulah yang ku pikirkan ketika aku bersiap untuk pergi.


==========
==========

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter