Yuujin-chara no Ore ga Motemakuru Wakenaidarou? chapter 1 bahasa indonesia

Yuujin-chara no Ore ga Motemakuru Wakenaidarou? chapter 1 bahasa indonesia

Yuujin-chara no Ore ga Motemakuru Wakenaidarou? chapter 1 bahasa indonesia (LN)



Tidak ada cara untuk seorang karakter sampingan seperti ku bisa menjadi populer, kan?

============================================================



Tiga tahun aku di sekolah menengah dimana ..... , goresan itu. Lima belas tahun dalam hidupku, sampai akhir sekolah menengah, benar-benar mengerikan.

Aku terlahir dengan tampang yang secara alami terlihat mengancam, dan mungkin mereka takut pada ku, atau mungkin membenci ku. Tetapi tanpa alasan khusus sama sekali, semua orang membenci pandangan ku.

Bagaimanapun, itu adalah sebuah kesempatan yang paling langka jika ada orang yang mendekati ku dengan sukarela.

Hampir semua orang yang belum masuk sekolah menengah berpikir bahwa sesuatu seperti itu mungkin berubah ketika waktu itu tiba. Tetapi jujur, mengingat orang seperti diriku ini, tidak pernah terlintas dalam pikiran ku sekalipun itu akan terjadi.

Prediksi ku itu ... benar, dan salah.

Bahkan setelah aku masuk sekolah menengah, kebanyakan orang membenci ku, membenci ku, dan menghindari ku. Tanpa alasan sama sekali.

Aku sudah terbiasa dengan semua permusuhan itu.

Aku hanya tinggal melanjutkan hidup ku sambil berpikir "Yah, begitulah adanya", tanpa setitik kejutan.

... Tapi bukan itu saja.


"Kamu Tomoki-kun, kan? Karena kita akan duduk bersebelahan, apa kamu ingin memukul Mickey D's sepulang sekolah? ”


Orang yang mengatakan itu dengan senyum riang, adalah ... protagonis novel ini.

Terlihat tak tertandingi, dan berbakat dalam segala hal.

Dia adalah tipe orang yang akan dibina oleh agen bakat di jalanan, dan dia selalu menjadi yang pertama dalam tes akademik.

Dengan refleksnya yang luar biasa, dia tidak akan kalah dari klub mana pun dalam olahraga, meskipun dia bagian dari OSIS.

Mengingat dia manusia super yang sempurna, aku pikir dia akan menjadi orang yang sombong, tetapi ternyata, dia adalah orang yang benar yang tidak sombong.

Dia adalah pahlawan sejati yang disukai semua orang.

Dan itu sebabnya Ike populer. Halo populer.

Dia punya teman masa kecil, yang kelucuannya bisa menyamai idol, yang selalu mengikutinya.

Guru muda dan cantik yang menjadi penasihat OSIS-nya selalu terkesan dengan kemampuannya.

Dan, seperti setiap protagonis novel lainnya, ia memiliki seorang adik perempuan yang sangat imut, yang memerintah di puncak sekolah dengan penampilannya yang cantik, keterampilan sosial, dan kemampuan akademik.

Ditambah lagi, banyak gadis cantik yang penampilannya dapat mengalahkan aktris-aktris terbaik sekalipun berbondong-bondong kepadanya.

Jadi pada dasarnya.

Semakin ku tahu tentang dia, semakin tidak dapat disangkal bahwa dia, Ike Haruma, adalah sang protagonis.

Bahkan dengan perbedaan besar antara kami, aku tidak merasa kesal.

Karena aku tahu, jauh di lubuk hati ku, bahwa pria ini luar biasa.

Aku rela mengakui kekalahan.

Dan akhirnya.

Aku tumbuh bangga menjadi sahabat karib Ike.

Tidak masalah seberapa banyak orang membenci ku.

Selama seorang teman seperti Ike mengerti ku, aku baik-baik saja.

Memainkan karakter yang hanya dipahami oleh tokoh protagonis itu sendiri cukup menarik.

... Lagipula, itulah kehidupan SMA-ku.

Jika kalian berpikir tentang, kehidupan sekolah yang tidak sesuai seperti ku...

Tidak seburuk itu.

Ini semua berkat protagonis Ike Haruma yang bisa ku pikirkan sejauh ini.

===

... Dan kemudian, setelah aku berhasil naik ke tahun kedua ku tanpa hambatan, sesuatu yang tidak menyenangkan terjadi pada ku.


"Senpai. Maukah kamu menjadi pacar ku?"


 Kecantikan yang seperti gadis kecil dengan rambut cokelat yang mencapai bahunya dan sedikit riasan berdiri di depanku.

Dan untuk beberapa alasan, dia mengaku kepada ku.


"Hah?"


 Aku pasti salah dengar kan ?, aku sangat terkejut sampai aku tidak bisa menghentikan suaraku.

Maksudku, pasti begitu, kan?

Tidak mungkin seorang gadis cantik akan mengaku pada pria yang dibenci secara universal seperti ku, sehebat kedengarannya. 

Hal-hal seperti itu lebih cocok untuk protagonis sempurna seperti Ike.


“Kamu ingin aku mengatakannya lagi? Senpai yang mengerikan ... Apakah kamu ingin menjadi pacar ku? "


Gadis itu, yang memberikan senyum dewasa dan mengulangi kata-kata yang sama ...

Dia adalah adik perempuan dari tokoh protagonis kita, Ike, adik perempuan pahlawan yang memerintah di puncak sekolah.

Ike Touka.33





=============
Chapter 2
=============



Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter