Realist Maou ni yoru Seiiki naki Isekai Kaihaku chapter 12 Bahasa indonesia

 Novel The Legendary Rebuilding of a World by a Realist Demon King chapter  12 Bahasa indonesia




Raja Iblis yang beruntung


============================================================




Aku telah memperoleh tentara yang kuat, Wraiths dan werewolves.

Aku juga telah mendapatkan seorang komandan handal bernama Hijikata Toshizou.


Aku merasa bahwa pasukan Ashtaroth akhirnya menjadi pasukan yang sebenarnya.

Itu karena aku memiliki Hijikata Toshizou.

Ada banyak ucapan terkenal tentang pentingnya seorang komandan.



Pasukan domba, yang dipimpin oleh singa, lebih baik dari pasukan singa, yang dipimpin oleh seekor domba.

Tidak ada tentara pengecut di bawah seorang jenderal superior.





Kualitas pasukan mu penting, tetapi kualitas komandan mereka jauh lebih penting.



Seolah ingin membuktikan ini, para monster sedikit demi sediki merubah perilaku mereka karena terinspirasi oleh Hijikata Toshizou.



Mereka bergerak lebih cepat dan tidak gegabah.



Komandan iblis (Hijikata ) memiliki mata yang mengintimidasi, tetapi dia bekerja lebih keras dari mereka, dan dia berlatih lebih keras dari mereka. Dan mungkin itula menginspirasi para monster.



Bahkan para Orc, yang dikenal malas, mulai mengayunkan tombak mereka atas kemauannya sendiri.





Mungkin orang ini akan dapat membuat orc yang tidak berguna ini menjadi prajurit yang hebat dalam beberapa minggu kedepan.



Aku mengatakan ini kepada Eve, dan dia setuju.

Namun menambahkan kata 'namun' di akhir.



"Siapa yang tahu apakah akan ada hari minggu lagi untuk kita."



Aku tidak perlu bertanya kepadanya apa maksudnya.

Kita semua tahu bahwa Sabnac akan segera menyerang.



"Anda memberi Sabnac pukulan memalukan. Dia harus menyerang Anda untuk menyelamatkan harga dirinya. "



"Aku tahu."



Aku setuju dan melanjutkannya.



“Aku telah menyerang markasnya dan mengambil harta karunnya. Bahkan jika dia lemah setelah bertarung dengan count Ismalia, dia masih akan menyerang. Harga dirinya tidak akan mengizinkannya melakukan hal lain. ”



"Betul."



"Dia tak punya jalan lain, jadi dia harus menyerangku sekarang. Jika dia hanya menggigit kuku dan menunggu sampai dia bisa membangun pasukan yang lebih besar, itu akan membuat bawahannya memandang rendah dirinya. "



"Pria sepertinya pasti akan melakukan hal seperti itu."



"Ini mungkin terdengar bodoh, tapi Sabnac adalah Raja Iblis yang sangat bergantung pada reputasi pribadinya sebagai seorang prajurit. Mungkin dia benar-benar tidak punya pilihan. Tetap saja, akan mudah memanfaatkannya. ”



"Betul. Apakah anda akan tinggal di kastil atau melawannya? ”





"Memang. Kita akan pergi dan menggali parit, sebaiknya kita menggunakannya. "



Kemudian mengepunya .



“Namun, bersembunyi di kastil akan membosankan. Kita akan menarik perhatiannya, dan ketika dia lengah, kita akan menyerangnya. "



"Boleh juga."



Jadi aku memanggil Hijikata Toshizou.

Aku perlu memberitahunya tentang rencana Kita.

Toshizou mendengarkanku dengan ekspresi dingin dan tenang.



"Sangat mengesankan." Dia berkata dengan tangan di dagunya, begitu aku selesai.





“Ada sedikit keraguan bahwa kemenangan akan menjadi milik kita sekarang. Namun, ada satu kelemahan dalam rencana ini. "



"Kelemahan?"



“Memecah pasukan menjadi dua. Anda akan membutuhkan dua komandan jika Anda ingin melakukannya. "



“Aku kebetulan memiliki dua komandan. Aku dan kamu."



"Anda sepertinya mempercayaiku, tapi saya mungkin akan mengkhianatimu di medan perang."



"Dan kemudian aku akan kalah."



"Itu tidak berarti bagiku, tetapi apakah kamu punya cara untuk berurusan dengan pengkhianatan di saat seperti ini ?"



"Tidak."



Kataku dengan datar.


==========
==========


Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter