Novel Kaifuku Jutsushi no Yarinaoshi Sokushi Mahou to Skill Copy no Choetsu Heal Vol 3 Chapter 18 Bahasa indonesia

Novel Kaifuku Jutsushi no Yarinaoshi Sokushi Mahou to Skill Copy no Choetsu Heal Vol 3 Chapter 18 Bahasa indonesia

Kaifuku Jutsushi no Yarinaoshi Sokushi Mahou to Skill Copy no Choetsu Heal Volume 3 Chapter 18


Healer disakiti oleh kebrutalan putri Norn

Sehari setelah aku mendapatkan [God Made Treasure Tool], aku menyelinap ke dalam holy lance chivalric order yang si imouto pimpin. Aku memeriksa situasi dengan mengganti salah satu penjaga yang diawasi. Tujuanku adalah mengumpulkan informasi dan membuat persiapan untuk menang. 

Seperti yang diharapkan, hilangnya pahlawan [Pedang] menyebabkan kegemparan. Tentara Dioral sedang membuat perkemahan militer dengan menyebarkan tenda di pinggiran Buranikka. Penginapan yang digunakan pengunjung telah dipersiapkan untuk putri imouto dan beberapa perwira berpangkat tinggi, tetapi sebagian besar telah tinggal di sini. 

Sepertinya mereka putus asa mencari pahlawan [Pedang]. Itu bisa dimaklumi. 

Pahlawan [Pedang] hilang, dan jika kebetulan dia dibunuh, itu berarti monster yang bisa membunuh pahlawan [Pedang] ada di sisi musuh. Kekuatan bertarung pahlawan luar biasa. 

Sendirian, mereka menyaingi satu divisi tentara. Singkatnya, dengan asumsi kalau mereka harus melawan musuh yang bisa membunuh pahlawan [Pedang], itu berarti mereka harus menyiapkan satu divisi. (Catatan: Pembagian unit militer besar atau formasi, biasanya terdiri dari antara 10.000 dan 20.000 tentara.) 

“Oi, Haris. Saatnya bergantian. Kau akan bangun pagi besok, jadi pulanglah dan istirahatkan tubuhmu.” 

"Aku akan terima tawaranmu." (Kearuga) 

Sekarang, sudah waktunya untuk bekerja. Saat ini, aku telah mengambil bentuk ksatria berpangkat tinggi, Haris Krillton. 

Aku juga berpikir untuk kembali sambil berpura-pura menjadi pahlawan [Pedang], Blade, tetapi satu hari telah berlalu jadi ada risiko yang lebih tinggi yang akan dicurigai. Oleh karena itu, aku menggunakan bangsawan mabuk idiot yang bertindak keras di salah satu kedai minuman favoritku kemarin. ... Orang ini mengulurkan tangannya ke pantat Setsuna. Dia memiliki keberanian untuk melakukan hai touch ke propertiku (mainan). 

Tentu saja, aku menghentikannya, tetapi dia menjadi gila dan menyerangku. Aku mungkin bersalah karena menggunakan terlalu banyak kekuatan dan menghancurkan pergelangan tangannya, tetapi dia harus menerima konsekuensi atas tindakannya sendiri. Meskipun begitu, dia dengan jengkelnya membenciku dan bahkan menghunuskan pedangnya. Sungguh bajingan brengsek yang bangsat. 

Ku hantam dagunya dengan jurus klan hyuga, sehingga tak dapat dielakkan kalau tulang belakang lehernya hancur. Satu-satunya bagian yang aku hargai darinya adalah dia memiliki banyak uang dan barang bagus di tangan. Karena mayat tidak memerlukannya, aku ambil biar menambahkan biaya perjalananku. Dengan iitu, aku berubah menjadi Haris dan memasuki holy lance chivalric order. Baiklah, waktunya bekerja. 

"Aku tidak bisa menyelesaikannya kalau jumlah mereka seperti ini." (Kearuga) 

Setelah menyelinap ke dalam perkemahan, aku sekali lagi berpikir demikian. Sebagai seorang pembela keadilan, aku ingin melindungi kota ini dari putri imouto, tetapi musuhnya terlalu banyak. 

Dengan rencana yang realistis, harusnya baik-baik saja untuk porak-porandakan garnisun Buranikka mereka dan mengurangi kekuatan tempur mereka. Namun dalam situasi sekarang, itu sangat sulit. Holy lance chivalric order terlalu kuat. Kota ini akan hancur dan berakhir dalam beberapa saat. 

Oleh karena itu, aku akan menggunakan beberapa trik. Jika mereka terlalu kuat, kau hanya perlu membuatnya lemah. Membuat beberapa orang pingsan dan mengambil ingatan mereka dengan [Recovery Heal], aku tiba di gudang persediaan. 

Untuk perang, melemahkan tentara adalah standar. Aku membuat para pengintai tertidur nyenyak. 

“Sekarang, rasakanlah potion spesial buatan Kearuga. Ini adalah versi efek delay dengan banyak racun monster. Kurasa aku akan membuat mereka melihat neraka.” (Kearuga) 

Jika aku menggunakan efek instan, itu akan cepat terlihat dan kerusakan tidak akan menyebar terlalu banyak. Namun, versi delay akan terdeteksi terlambat, dan akan menyebar menjauh sehingga tidak dapat dipulihkan. Oleh karena itu, aku menyiapkan satu yang akan membuat mereka merasa sakit setelah sekitar setengah hari, dan merasakan penderitaan neraka. 

Dengan ini, obat akan mulai menyebar tepat ketika pertempuran dimulai. Karena memiliki efek delay, kekuatannya lemah, tetapi rasa sakit akan menyebar ke seluruh tubuh mereka, mereka akan menaikkan jeritan di sekitar perut mereka, dan pantat mereka akan mengeliat tak karuan. 

"Hunhunhun♪ tujuanku kali ini adalah wine." (Kearuga) 

Dalam pasukan, selain air, ada waktu ketika mereka membawa wine, yang hampir tidak membusuk dan juga memiliki efek meningkatkan moral prajurit. Sudah kuduga. Banyak gentong wine yang telah disiapkan. 

Dengan mencari ingatan yang aku ambil dengan [Recovery Heal], aku menemukan kalau pasukan Dioral menikmati diri dengan wine malam sebelum pertempuran besar. 

"Sekarang, aku akan memasukkan racun sebanyak yang kuinginkan." (Kearuga) 

Aku harus segera menyelesaikan tugasku. Membuka lubat kecil gentong wine, aku sedikit memiringkan botol potion. Dua, tiga tetes seharusnya cukup. Dan ini juga memiliki efek delay. Jika aku menyuling racun monster dengan kemampuan alkemis, aku bisa membuat racun sekuat ini. 

"Ma’, kurasa akan memakan dua jam untuk memasukkannya ke semua gentong." (Kearuga) 

Ini sebesar keluarga. Jumlah gentong melebihi seratus. Selain itu, ini bukan satu-satunya gudang persediaan, jadi aku harus mengunjungi beberapa gudang. Dengan tekun, aku menuangkan racun ke semua gentong. 



"Potion ku tinggal beberapa lagi kah.” (Kearuga) 

Karena aku menggunakan racun monster, aku tidak dapat menyiapkannya sebanyak itu, tetapi jumlah yang mereka simpan di gudang melebihi asumsiku. Namun, aku benar-benar menuangkan racun ke semua gentong wine. Dengan membayangkan pemandangan yang memalukan dari para ksatria sambil menggeliat karena sakit perut dan menumpahkan diare di medan perang, apa aku bisa menahan hal yang merepotkan seperti itu gak ya. Bahkan jika mereka disebut chivalric order terkuat, mereka tidak akan dapat bertarung dengan layak saat menumpahkan diare. 

Baiklah, sudah waktunya untuk pulang. Akan sangat bagus jika aku bisa menyerang imouto, tapi imouto dan perwira pangkat tinggi berada di kota. Sejak awal, Putri Norn belum menjadi salah satu target balas dendamku. Akan melanggar aturan untuk menyerangnya pada titik waktu ini. Selain itu, aku dapat informasi kalau [Hawk Eye] berada disamping putri Norn. 

Aku tidak ingin bertemu itu. Pria itu mungkin bisa memperhatikanku ketika penampilanku telah berubah. Jika itu terjadi, racun yang aku siapkan ke dalam wine akan sia-sia. 

Tidak masalah jika aku membunuhnya, dan karena aku sekarang ada [God Made Treasure Tool], aku seharusnya bisa memenangkan delapan atau sembilan dari sepuluh kali, tetapi sebaliknya, aku akan kehilangan satu atau dua kali kesempatan. 

Aku menyadarinya waktu pertemuan kami. Kekuatannya berasal dari mata. Bukan hanya penglihatannya yang luar biasa, tetapi juga mata yang mengamati yang bahkan dapat memprediksi sedikit gerakan otot. Visi kinetiknya tidak normal, dan refleksnya yang super membuat penggunaan penglihatannya menjadi baik. 

Namun, itu juga kelemahannya. Mata yang dapat melihat terlalu banyak membebani tubuh, jadi dia tidak cocok untuk pertempuran panjang. Jika itu menjadi pertarungan yang sulit dan perang runtuh karena pasukan sekutunya mengalami diare, dia tidak akan memiliki pilihan untuk membantu mereka. Seperti itu, aku akan membidik ketika dia keluar. 

Namun, dia manusia. Jika dia mengalami diare dari wine yang dibuat khusus, aku seharusnya dapat dengan mudah menjatuhkannya begitu dia kehabisan tenaga di medan perang yang tidak menguntungkan. Sambil menyeringai lebar, aku meninggalkan gudang persediaan di belakangku. 



Akhirnya, hari ketika mereka menyerang kota telah datang. Aku sudah pindah dari penginapanku, karena selama [Hawk Eye] mencurigaiku, aku perlu mengubah tempatku. Aku telah meminjam sebuah rumah pribadi tertentu, dan kami semua bersenjata lengkap, mengawasi situasi dari jendela. 

Tanpa penundaan, pasukan Dioral sudah mulai bergerak. Dalam kelompok, holy lance chivalric order terlihat. 

Semua penduduk hati-hati melihat situasi dari jendela, bertanya-tanya apa yang akan mereka lakukan. Aku juga tetap menonton itu. 

Di depan rombongan mereka, gerbong mencolok sedang ditarik. Kereta terbuka, dan panggung selesai. Itu kereta yang cukup menarik. Jika mungkin, akan kuambil nanti. 

Sama halnya dengan putri Flare, orang yang berdiri di sana adalah seorang wanita muda yang cantik dengan rambut merah jambu yang indah. Eksistensi yang terlihat dingin, namun imut, dan juga elegan. Berbeda dengan kakaknya, dia tidak memiliki kekuatan khusus, tetapi dia adalah seorang jenius yang telah menunjukkan bahwa dia dapat merebut sejumlah besar kekuatan politik di kerajaan hanya dengan otaknya. Tanpa ragu, dia adalah putri Norn. 

“Semuanya, tolong dengarkan. Kami datang untuk menyelamatkan kota ini yang diperintah oleh iblis. Iblis memperlakukan manusia seperti ternak, tidak pernah puas hanya dengan mencucurkan darah manusia, dan untuk mencapai taring racun mereka di kota-kota lain, mereka menyimpan kekuatan mereka di sini.” (Norn) 

Mungkin karena dia menggunakan sihir amplifikasi, suaranya bergemuruh dengan baik. Dia mengatakan apapun yang dia suka. Menawarkan darah adalah sesuatu yang mereka lakukan atas kemauan mereka sendiri untuk meringankan pajak mereka. 

Di tempat ini, karena mereka diusir oleh Kerajaan Dioral, mereka memilih hidup berdampingan dengan iblis dan entah bagaimana memperoleh kedamaian. Bukan sesuatu yang bisa dikatakan orang lain tentang hal ini. 

“Bacot! Kami baik-baik saja! Tidak ada yang memohon untuk diselamatkan!” 

Salah satu penduduk berdiri di depan gerbong. Aku mengenali wajah itu. Jika aku ingat dengan benar, dia adalah paman yang menjual sayuran kepadaku. Aku pikir dia telah meninggal karena serangan ras sapi gila, tetapi tampaknya dia aman. Ketika paman berteriak, warga keluar berturut-turut, setuju dengannya. 

"Bahkan iblis adalah pelanggan yang luar biasa!" 

"Mereka bahkan bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan manusia!" 

“Orang luar seharusnya tidak mengatakan apa pun yang mereka inginkan, pergi! Pergi!” 

Sebelum aku menyadarinya, sekitar tiga puluh orang berkumpul dan melantunkan 'pergi'. Melihat itu, Putri Norn tersenyum. Dan kemudian... mengangkat tangan kanannya, dia menurunkannya. Pada saat yang sama, para kesatria mengangkat pedang mereka dan menyerang mereka, membantai manusia yang berkumpul di depan kereta. 

“Ini mengerikan!? Otak mereka telah dicuci oleh iblis. Ah, hal-hal kejam apa yang mereka lakukan. Tidak hanya memerintah mereka dengan ketakutan, tapi bahkan mencuri hati mereka dengan cuci otak...” (Norn) 

Menggunakan suara dan gerak-geriknya, dia bertindak seperti pahlawan yang tragis. Dia bahkan mengeluarkan air matanya. 

“Tapi tenang saja. Mulai sekarang, aku akan menegakkan keadilan. Dengan membantai semua iblis, kami akan menyelamatkan kota ini. Kami akan membunuh iblis, dan kami juga akan membunuh orang-orang yang sudah dicuci otaknya untuk menyelamatkan mereka.” (Norn) 

Gadis imut itu mengatakan hal yang tak terpikirkan dari bibirnya yang indah. Dia bahkan menyebut dirinya keadilan. Dari pengalaman, tidak ada orang yang layak yang menyebut diri mereka sebagai keadilan. Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, itu gila. Jika mereka berada dalam pola pikir yang benar, tidak mungkin mereka dengan berani menggunakan kata keadilan. 

“Hei, semua orang di sini belum dicuci otak kan? Kau tidak akan menentang kami atau mencoba melindungi iblis, kan? Bagaimanapun juga kau manusia, jadi kau biasanya akan bekerja sama kan! Bukan itu, aku akan menyelamatkan manusia menyedihkan yang dicuci otaknya dengan membunuh mereka. Kuulangi. Semua orang, kalian belum dicuci otak kan!?” (Norn) 

Gadis imut itu sedang menikmati tawanya. Itu ekspresi yang seolah-olah dia bermain dengan anak anjing di atas tempat tidur bunga. Dia sudah seddeng. 

Dia tahu bahwa mereka belum dicuci otak atau apa pun. Ini adalah ancaman bagi manusia. Jika mereka tidak bekerja sama, mereka akan terbunuh, dan orang-orang yang baru saja dia bunuh sekarang adalah sebuah pelajaran. 

Jika hal semacam ini ditunjukkan, siapa pun mungkin akan mencoba memberikan iblis dan mencoba melindungi diri mereka sendiri. Dan kemudian, manusia yang menjual habis iblis yang mereka hidupi bersama akan disandera perasaan bersalah mereka, dan untuk melarikan diri dari dosa itu, mereka mungkin akan mengatakan kalu mereka disalahgunakan oleh iblis. Setelah itu terjadi, Putri Norn akan membenarkannya. Dalam nama dan kenyataan, dia akan dipuji karena menyelamatkan manusia dari iblis. Ini adalah cara putri Norn lakukan. Aku pasti tidak bisa memaafkannya. Kebrutalan semacam ini, seolah-olah memenangkan keadilan, pahlawan [Penyembuh] tidak bisa mengabaikan ini! Apa artinya 'menegakkan keadilan'. Aku akan menunjukkan kepada mereka keadilan yang sebenarnya. Namun… 

“Aku menyukai paman itu. Oh, ada penjaga toko lain dari kios yang aku suka, di sana, pemudi dari toko peralatan sedang terbunuh. Orang-orang itu adalah orang baik yang memberiku diskon. Ya, poinnya cukup tinggi. Poin balas dendamnya telah ditambahkan dengan baik.” (Kearuga) 

Seperti yang diharapkan, karena aku menghabiskan banyak waktu di kota ini, aku memiliki banyak kenalan. Poin balas dendamnya terus bertambah. Para ksatria mulai bertindak keras atas perintah putri Norn. Dan kemudian, para iblis diserang secara berurutan. Para Iblis sekarat, tetapi karena aku tidak memiliki banyak kenalan iblis, tidak banyak poin yang dikumpulkan. 

"Caruman!!" (Kearuga) 

Toko Caruman diserang. Dan kemudian, dia terbunuh oleh pisau assassin. 

“Tidak mungkin, meskipun dia adalah teman pertama yang aku buat di kota ini, meskipun dia adalah pria yang baik! Kenapa dia harus matiiiiiiii!? Tak bisa dimaafkan, itu tidak bisa dimaafkan, aku tidak akan memaafkan itu! Dari yang lain, kau membunuh temanku!” (Kearuga) 

Bonus ekstra besar untuk poin balas dendamnya bertambah. Nilai standar telah tercapai. Sekarang, aku bisa dengan bebas balas dendam. 

Menyeka air mataku karena kehilangan teman, aku akan menegakkan keadilan sejati. Matilah dengan baik, Caruman. Aku akan memanfaatkan kematianmu dengan baik. Dan kemudian... ketika aku menangkap putri Norn dan mencari melalui ingatannya, jika dia benar-benar dalang di balik serangan terhadap desaku... 

“Poin balas dendamnya akan digandakan. Itu akan menjadi sesuatu yang serius.” (Kearuga) 

Aku tidak akan membiarkannya mati. Aku membiarkan pahlawan [Pedang] mati, tetapi untuk putri Norn yang memiliki poin balas dendam berlipat ganda, aku tidak akan memaafkannya. Dia akan menghabiskan seluruh hidupnya untuk menebusnya. Sama halnya dengan Freya, dia akan menjadi mainan enjoy ku. Jika aku memiliki otak itu, sepertinya akan terasa asik. Selain itu, donburi imouto, yang merupakan putri kelas tinggi, tampaknya cukup lezat. Bagian bawahku secara tidak sengaja menjadi energik. Sekarang, ayo pergi. Mulai sekarang, ini adalah kisah heroik dari pahlawan [Penyembuh] yang akan menyelamatkan dunia. Aku akan menyelamatkan Buranikka yang telah sepenuhnya dicelupkan dalam keputusasaan, dan menjadi neraka! (Catatan: Donburi ialah semangkuk nasi dengan makanan di atasnya, tapi untuk situasi ini, pikirkan saja dalam hal seksual. Tau gak, kalau gak tau berarti kurang nonton bokep kalian. :D)

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter