Your and My Asylum Volume 2 Chapter 8 Bahasa Indonesia

Your and My Asylum Volume 2 Chapter 8

Mereka mengatakan orang-orang yang marah adalah orang-orang yang kalah.

Kemarahan mempersempit bidang pandangmu. Kemarahan mencegahmu merencanakan sesuatu dan menyebabkan tindakanmu menjadi linier.Kemarahan membuatmu tidak dapat mengendalikan diri dan menyebabkan kau melakukan tindakan yang akan membahayakanmu dalam jangka panjang. Namun, masalah terbesar dari kemarahan adalah fakta hal itu mengungkapkan diri sejatimu. Itu membuatmu lebih kuat, tapi juga berbahaya. Bagaimanapun, itu membuatnmu tidak memiliki kehidupan ekstra. Jika diri sejatimu dikalahkan, maka itu merupakan kekalahanmu sebenarnya. Ini seperti terburu-buru memasuki situasi tanpa mengenakan apa-apa dan mengayunkan bilah pedangmu sementara lawanmu bersembunyi di balik benteng yang dibuat oleh kepura-puraan, penipuan, dan tiruan. Pada sebagian besar kasus, pedang itu akan diblokir dan tubuh tak berdayamu akan ditikam sampai kau jatuh.



Orang berpikir seperti itu.

Aku berpikir seperti itu.

Tenanglah, aku berkata pada diriku sendiri. Jadilah berkepala dingin, aku berkata pada diri sendiri. Tidak ada yang akan berubah meski kau mempercayakan tubuhmu pada kemarahan, aku berkata pada diri sendiri. Urutkan, analisis, bongkar, dan kemudian serang pembukaannya, aku berkata pada diri sendiri.

Itulah yang akan kulakukan.

Aroma yang berat menembus hidungku begitu masuk ke ruangan.

Amonia, hidrogen sulfida, nitrogen dioksida, sel darah merah, protein, dan lain-lain, makhluk yang dipanggil dari salah satu dari 12 dunia yang Earl bisa ikut campur, termasuk Bumi, semuanya memancarkan bau organ dalam yang mengerikan itu pada saat yang bersamaan. Yah, tidak mungkin makhluk-makhluk itu yang kehilangan kemampuan mempertahankan diri jika tidak bisa makan akan menimbulkan aroma yang bagus.

Penuh.

Tempat ini penuh dengan makhluk-makhluk mengerikan yang menyebar ke seluruh ruangan.

Bahkan pada saat ini, orang di balik penyebaran makhluk-makhluk itu diserap ke dalam tugasnya untuk menyebarkannya lebih jauh. Dengan makhluk yang tampak seperti serangga diletakkan di atas meja kerja, dia menusuk pisau ke organ yang tampak seperti sendi bahu makhluk itu. Dengan gerakan hati-hati, dia menariknya. Ada tali kawat yang terikat pada bahu makhluk itu. Seperti meningkatnya minat pada tabungan jangka panjang, fakta bahwa makhluk itu diberi rasa sakit bahkan jika ditinggalkan sendirian membuatnya menjadi langkah yang cerdas.

Langkah yang kejam.

Sama mengerikannya dengan bau mengerikan yang benar-benar menempati ruangan itu.

“Gagasan aku akan kembali ke sini suatu hari nanti, yah, aku memang mengharapkan hal itu akan terjadi.”

Aku berbicara sambil memperbaiki posisi kacamata di wajahku.

“Tapi aku tidak berpikir itu akan segera terjadi.”

Tangan orang yang terserap dalam pekerjaannya berhenti. Tepuk, tepuk, dia dengan setengah hati mengusap tangannya ke bajunya sebelum berbalik.

“Ah hah ha.”

Dia———Earl Silver Lion, tertawa.

“Ah hah hah ha ha ha ha.”

Dengan senyum terpelintir di wajahnya, yang keseluruhannya diolesi darah bewarna biru, dia mengangkat tangannya seolah-olah dia sedang berpidato. Fakta setiap kuku di tangan kirinya sekarang berwarna hitam, itu berarti bahwa dia telah menggunakan 3 panggilan lagi dalam waktu singkat, itu berarti dia telah menghabiskan 5 dari 12 panggilan bulanannya dalam satu hari.

Makhluk di atas meja kerja———seperti yang diharapkan, benda yang mirip serangga pasti sudah dipanggil seperti itu.

Sebuah makhluk yang tidak kulihat lagi ketika aku telah diletakkan di ruang penyiksaan di belakangku. Saat ini, satu-satunya wajah baru di antara makhluk dunia lain yang berada di dalam ruang penyiksaan adalah serangga raksasa itu.

Kalau begitu, maka.

Kalau begitu, maka———bagaimana rasanya?

“Berapa banyak yang kau panggul?”

“Termasuk yang ini, dua. Yang satunya masih terkurung di dalam selnya. Yang ini———sedikit, ah hah ha ha. Mengganggu. Meskipun hanya sepotong sampah yang menggali lubang seperti Menggeliat , itu memberiku masalah tambahan. Seperti yang diharapkan dari makhluk yang baru dipanggil. Mereka memiliki kekuatan yang baik. Untuk menunjukkan rasa hormatku, aku merencanakan untuk memberikan layanan full-time di Panti Pijat Silver Lion.”

Earl Silver Lion, yang telah mengucapkan kata-kata itu, kemudain melipat tangannya. Cairan lengket meresap ke dalam mantelnya sehingga tampak seperti permukaan lumpur. Sebuah eksistensi seperti rawa. Penyiksa-Pembunuh Pemanggilan-Berantari Multi-Dimensional, Earl Silver Lion.

“Oh ya———Tn. Yujin, untuk apa kau ke sini?”

Lumpur itu, melangkah ke arahku.

“Apa Tn. Yujin juga berminat memijatnya? Mm hmm, seperti yang kau lihat, aku sudah sudah punya janji sebelumnya. Aku belakangan ini banyak janji sebenarnya, tapi kalau kau memikirkannya, tidak apa-apa! Kita bukan orang asing, jadi setidaknya yang bisa kulakukan adalah membiarkanmu pergi lebih dulu. Ah ha ha, Tn. Yujin······.”

Langkah lain.

“Kulihat dadamu sudah sembuh, huh? Apa kau mengaplikasikan obat? Apa itu Zia———atau, Yudia? Terlepas dari siapa itu, itu, efek sampingnya cukup parah, lho? Sesuatu seperti ramuan penyembuhan yang mudah digunakan adalah sesuatu yang hanya ada dalam game Blizzard atau RPG. Obat dan penyembuhan sihir di dunia ini adalah hal yang hanya menyeret kemampuan penyembuhan alamimu dari masa depan dan menggunakannya saat itu jugaaa. Itu akan segera sembuh, tapi dalam jangka panjang, Tn. Yujin, tidak ada bedanya dengan membeli rumah sambal berhutang.”

Langkah lain.

“Alasan mengapa aku memberitahumu ini, Tn. Yujin, Tn Yujin———kau tidak boleh salah paham. Kau k harus mengikuti arus. Kalau kau salah memahami bagian itu, maka kau akan diperhatikan. Kau tidak tahu apa yang terjadi pada orang-orang yang tubuhnya telah hilang, ‘kan? Menurutmu apa yang akan terjadi jika kemampuan penyembuhan alamimu mulai bekerja terbalik? Tubuhmu akan mulai mati meski kau tidak melakukan apapun. Sama seperti zombie! Jika itu terjadi, berarti kau akan menggunakan lebih banyak obat untuk mencegahnya dan———Yah, itu taka da bedanya dengan overdosis obat-obatan. Itu neraka. Pikiranmu akan tetap sadar meski tubuhmu membusuk. Neraka dimana vektornya terbalik. Ah hah ha ha!”

Langkah lain———aku berbicara.

“Maafkan aku.”

Earl Silver Lion——— tidak berhenti berjalan——— tapi memiringkan kepalanya sebagai gantinya.

“Apa yang kau minta maafin?”

“Karena aku tidak sopan terhadapmu.”

Earl Silver Lion berhenti.

Ke arah gadis yang memiringkan kepalanya dan menekan tangan tertutup biru itu ke dagunya, aku berbicara.

“Seharusnya aku lebih memikirkanmu.”

“Dalam hal apa?”

“Kenyataan aku mencarimu sekarang juga, hal yang terjadi di kantor, dan bahkan sebelum aku berlibur.”

Aku berlutut untuk menyesuaikan tingkat matanya dan berbicara setelah melepaskan kacamataku.

“Aku meminta kemaafanmu.”

Earl Silver Lion berdiri di tempatnya. Sepertinya dia sedang memikirkan apa yang baru saja didengarnya.

Tak lama kemudian, dia angkat bicara.

“Memaafkan, kah?”

Dia mengulanginya sekali lagi.

“Memaafkan, kau tahu.”

Earl Silver Lion mengangkat satu tangan. Dia menurunkannya. Dengan kedua tangannya sekarang di belakang punggungnya, dan sambil berdiri, dia menyentuhkah salah satu tumitnya ke ujung kakinya yang lain.

“Tidak sulit menunjukkan toleransi. Aku Earl lagipula. Tapi jika aku menunjukkannya secara membabi buta, maka nilai toleransi itu akan jatuh. Berhentilah bersikap ambigu dan katakan dengan benar. Dalam hal apa kau bersikap tidak sopan dan dalam hal apa kau tidak memikirkanku?”

“Aku tidak bijaksana.”

“Bijaksana apanya?”

“Seharusnya aku memperhatikan kalau aku berada di sebelah Sii adalah sesuatu yang mengganggu moodmu.”

Earl Silver Lion mengangkat bahu.

“Hu~? Nggak juga. Sesuatu seperti anak haram itu, aku tidak peduli dengannya dia.”

“Seharusnya aku segera menyadari hal ini sebelum aku belajar berbicara bahasa dunia ini dan seharusnya aku memulai dengan berusaha keras untuk menengahi hal itu. Aku punya cukup banyak waktu sebelum ujian, jadi aku tidak mungkin menggunakannya sebagai alasan untuk mengabaikan hal ini. Itu adalah kesalahanku.”

“Kubilang aku tidak benar-benar merasa seperti itu dan aku tidak peduli dengan anak haram itu. Seperti dugaanku, bukankah telinga Mr. Yujin tidak berguna?”

“Terlebih lagi, kesalahan terbesar yang kubuat adalah fakta aku menjalankan urusanku tanpa tujuan.”

Hening.

“Dengan melayani pelayan tanpa seizinmu, aku melukai martabatmu. Ini adalah tindakan yang mirip dengan meninggalkan kemurahan hatimu. Aku merenungkannya.”

“Kemurahan hati, kah?”

Earl menepuk pipinya, tepuk, tepuk. Kemurahan hati. Setelah mengatakan itu seolah-olah dia merenungkannya. Kemurahan hati.

“Kemurahan hati macam apa?”

“Kalau aku tidak punya pakaian, makanan, dan tempat tinggal, yang telah kau berikan untukku, maka aku tidak akan bisa bertahan hidup.”

“Kau belajar bahasa. Mungkin saja kau bisa menjadi tidak ada taranya di sini dengan pengetahuan yang kau miliki tentang Bumi modern.”

“Mampu belajar bahasa itu juga berkat perlindunganmu.”

Earl menutup satu mata.

“Itu cukup feodalistik. Kau bilang kau merasakan rasa syukur kepadaku karena aku memberimu perlindungan, oleh karena itu kau mencurahkan dirimu kepadaku karena rasa syukur itu. Namun, Tn. Yujin, itu sesuatu yang bisa digantikan jika kau mencari dermawan lain.”

“Itu juga mengingat kau juga tak tergantikan. Tanpa kemampuanmu, aku tidak bisa kembali ke duniaku.”

“Itu benar. Tapi Tn. Yujin.”

Earl memiringkan kepalanya sedikit.

“Ini seperti kau mengatakan ‘Terima kasih telah memberiku makan, memberiku pakaian, dan memberiku tempat untuk tidur’, terhadap penculik yang telah menculikmu, Tn. Yujin, hanya karena mereka memberimu makanan, pakaian, dan tempat untuk beristirahat. Apalagi, ini juga seperti kau mengatakan ‘Karena kaulah satu-satunya yang bisa melepaskanku dari penjaraku, aku juga berterima kasih untuk itu’ terhadap penculik yang telah membatasimu. Orang normal akan marah dalam situasi seperti ini, lho? Apa kau tidak marah? Atau mungkin, seperti yang kuduga, apa Tn. Yujin memiliki kecenderungan masokis?”

Walau kau mengatakannya itu membuatku percaya kau benar-benar memiliki darah yang sama dengan Sii.

“Aku tidak punya cukup waktu luang untuk marah pada kebenaran yang tidak akan berubah bahkan jika aku marah karenanya.”

“Pastinyaaa, itu benar. Tampaknya kau benar-benar menderita kecenderungan masokis, Tn. Yujin.”

Earl Silver Lion membuka mata yang telah ditutupnya.

“Bagaimanapun, penangananmu menjadi sedikit terganggu. Semakin kuat rentang emosional seseorang, semakin mudah mereka ditangani, namun dalam kasusmu, sepertinya kau tidak punya hal seperti itu. Karena kau merasa tidak peduli jika dirimu sendiri telah menerima bahaya atau merasa terhina. Jadilah seperti itu mungkin, sepertinya kau juga tidak bisa disogok dengan uang. Dengan kata lain, kau adalah hewan peliharaan yang reaksinya sulit diprediksi. Bagian tentangmu membuatmu unik, bagian tentangmu membuatmu menarik, tapi———Tn. Yujin. Bagian tentangmu, juga menggangguku. Jadilah pahlawan atau orang dewasa, keduanya sulit ditangani karena mereka tidak melekat pada kesejahteraan mereka sendiri.”

Earl Silver Lion meletakkan tangannya di belakang punggungnya.

“Tapi, ada juga cara untuk menangani jenis orang seperti itu dengan cara mereka sendiri.”

Dia berbicara dengan nada ringan seolah dia bersiul.

“Karena itulah, setelah membuatmu bergaul dengan anak angkat Mikatni untuk sementara waktu, aku mencoba memotong lengannya.”

Hening.

“Dan reaksimu, ta-dah. Itu sangat dramatis.”

Earl Silvr Lion terkikik.

“Ah hah ha. Untuk Tn. Yujin untuk menjadi gusar. Apa yang harus kulakukan ketika kau menunjukkan reaksi stereotip semacam itu kepadaku? YaYa, prosedur standar———orang yang lebih tidak masuk akal adalah membahayakan diri mereka sendiri, semakin kuat perasaan pengorbanan seseorang, semakin sensitif mereka terhadap bahaya orang-orang di sekitar mereka. Bukankah semua orang seperti itu? Sekarang aku telah menemukan kelemahanmu. Kalau aku, Tn. Yujin, maka aku akan lebih memperhatikan hal ini. Sejak hari ini, hari-hari yang akan menunggu Tn. Yujin, akan menjadi hari kerja paksa yang bahkan Tn. Yujin yang memiliki kecenderungan masokis akan sulit menanganinya———.”

“Itu tidak benar.”

Earl Silver Lion berhenti tiba-tiba.

“Kau tidak memotong lengan Sii dengan pikiran seperti itu. Sesuatu seperti memotong lengan Sii untuk mendapatkan kelemahanku, itu hanya sesuatu yang kau tambahkan di kemudian hari.”

“Hu~? Aku menambahkannya? Kenapa Tn. Yujin kita berpikir begitu?”

“Karena kau bukan tipe orang seperti itu.”

“Ah hah ha! Apa-apaanitu? Hm? Hm? Kau bukan tipe orang seperti itu’, terkejut! Aku tidak pernah berpikir aku benar-benar mendengar sesuatu seperti ini dalam kehidupan nyata. Bagaimana kau melihatku, Tn. Yujin? Aku,”

“Kau.”

“Earl Silver Lion.”

“Earl Silver Lion.”

Pandangannya dan pandanganku menyilang.

“Karena kau Earl Silver Lion.”

Aku mengulangi,

“Karena kau bukan orang yang kepalanya cukup bagus untuk menghasilkan sesuatu seperti itu.”

Earl Silver Lion tampak bingung.

Aku menjelaskan.

“Tentu saja, ada orang yang bisa memeras intrik semacam itu. Taktik super aneh yang seolah-olah muncul dalam cerita fiktif sebenarnya ada di dunia ini. Aku telah bertemu dengan sejumlah monster yang tak terhitung jumlahnya.”

Joo Chanmi. Lee Seonha. Sepupuku. Saei.

Meski kategorinya sedikit berbeda———Yudia Batsand.

“Tapi itu bukan kau. Kau bukan Josua atau Akagi Shigeru. Kepalamu tidak sebagus milik mereka. Karena kau dilahirkan salah dan dibesarkan salah, Kau hanya seseorang yang suatu hari nanti akan menjadi manusia yang sangat terpelintirsedeng, sehingga kau tidak mampu memeras intrik semacam itu. Earl Silver Lion, alasan kenapa Kau memisahkan lengan Sii.”

Bukan karena tipu muslihat seperti itu.

“Itu sederhana karena kau tidak suka fakta bahwa Sii, yang kau benci, bermain-main denganku, mainanmu.”

Earl Silver Lion berdiri diam.

“Tangan kananku yang Sii buat memar.”

Lengan kanan Sii yang telah dipotong.

“Zia yang merawat Sii.”

Membuat orang yang tidak lebih dari seorang tamu, Yudia Batsand⎯⎯⎯guru Zia, jadi orang yang memotong lengan itu.

“Sadar diri,”

Earl Silver Lion lalu mengucapkannya.

“Egomu terlalu berlebihan——— Tn. Yujin. Dengan kata lain, Tn. Yujin mengatakan——— Earl Silver Lion dunia ini, menunjukkan sikap posesif.”

“Dan karena Sii mengganggumu.”

“Pada anak haram seperti itu! Kau bilang aku melemparkan semacam amukan kekanak-kanakan semacam itu, Tn. Yujin!”

“Itu benar.”

“Orang macam apa aku dalam pandangnmu———Earl Silver Lion ini!?”

“Setelah melihatmu sebagai Earl Silver Lion.”

“Sesuatu seperti itu, aku———.”

“Kau sudah melakukannya sampai hari ini juga.”

Aku angkat bicara.

“Pertama-tama, semua yang telah kau lakukan sampai sekarang, adalah semua hal seperti itu, ‘kan?”

Untuk melampiaskan kemarahanmu atau menghabisakan waktu, kau menyiksa orang-orang yang tidak memiliki hak asasi manusia.

Begitu pelayan yang kau cintai mencuri sesuatu, Kau mendatangiku sambil minum alkohol.

Kau sangat lemah terhadap Zia yang merupakan penolong dekatmu.

Kau menyia-nyiakan 12 panggilan bulananmu dan bahkan meletakkan tanganmu ke pajak.

Sebuah massa narsisisme.

“Seorang gadis yang berusia 16 pada tahun ini dan hanya punya kepala yang sedikit bagus di bahunya.”

Sifat asllinya bengkoknya bukan main, esensi keberadaannya tidak berbeda dengan anak yang mengamuk.

“Kau hanya manusia.”

Earl Silver Lion, adalah manusia.

Semua orang, adalah manusia.

“Yujin———Yujin. Han Yujin.”

Earl Silver Lion berbicara sambil mengertakkan giginya.

“Kau datang ke sini, meminta maaf padaku——— tapi apakah kau di sini, untuk menghinaku? Membujukku, Tn. Yujin———.”

“Earl Silver Lion, fakta bahwa aku tidak bia bersikap sopan terhadapmu berarti aku tidak bisa memastikannya dalam hal itu.”

Aku melipat kacamatanya, memasukkannya ke dalam saku, dan menundukkan kepalaku.

“Kupikir sedikit lebih gila. Kupikir kau tidak memiliki keterikatan. Zia itu adalah satu-satunya orang yang istimewa bagimu, kau itu tidak akan peduli dengan bagaimana aku menjalankan urusanku. Tidak mungkin kau melakukannya. Bahkan saat kita berada di depan Yudia, kau menyebutkan hal-hal seperti bantuan publik dan yang lainnya. Meskipun kau menunjukkan tanggung jawab dan posesif terhadap kotamu, aku salah paham dan berpikir bahwa aku bukanlah bagian dari itu. Itu sebabnya, dengan melakukan tindakan yang merugikan reputasimu dan menurunkan nilaiku sebagai propertimu, akhirnya aku membuat membuatmu marah.”

Esensinya adalah ini.

“Maaf.”

Aku.

“Aku milikmu. Terlepas apakah aku ingin atau tidak, aku milikmu. Dari sini, aku tidak akan salah paham fakta ini bahkan dalam tingkat sedikit pun. Aku akan sadar akan hal ini setiap saat. Sampai aku bisa pulang ke rumah dengan aman, aku milikmu.”

Aku,

“Han Yujin adalah milik Earl Silver Lion.”

Setetes darah menetes ke lantai ruang penyiksaan.

Darah yang mengalir di dagu Earl Silver Lion. Dari bibir bawahnya, ia mengalir dari tempat ia menggigit dengan gigi taringnya.

“Karena itulah, Paduka Earl Silver Lion, berikan kemurahan hati padakuku kepada orang yang menjadi milikmu. Kembalikan lengan Sii.”

Aku membungkuk.

“Kumohon.”

Earl Silver Lion berdiri sambil menggigit bibir untuk waktu yang lama.

Setelah berdiri sesaat, dia mengucapkan.

“Itu lucu.”

Hening.

“Kubilang itu lucu, Tn. Yujin.Hnya saja, bagaimna. Aku. Ah, daripandanganmu aku seperti apa? Dan bahkan saat itu, apa aku akan mengembalikan lenganmu padamu. Jika aku tidak mengembalikannya, maka.”

“Aku akan memintamu mengembalikannya setiap kali kesempatan itu muncul.”

“Itu benar. Itu akan melelahkan jadi mungkin aku akan membunuhmu saja, lho?”

“Agar hal itu tidak terjadi, aku akan membuktikan kegunaan dan kesetiaanku padamu.”

“Ah, mati saja.”

“Maaf.”

Keheningan mengalir.

Earl Silver Lion kira-kira menyeka darah dari mulutnya. Satu langkah, dua langkah. Seolah-olah dia melihat sesuatu yang menjijikkan, dia menunduk menatapku dengan kedua tangan terlipat.

Aku menatap langsung ke matanya dan berbicara.

“Lengan Sii.”

Earl Silver Lion mendesah.

“Aku akan memberikannya.”

“Terima kasih.”

“Terserah, sepotong sampah seperti itu. Kalau ini adalah Korea, maka aku harus membayar biaya untuk membuang sampah secara ilegal. Bagaimanapun, aku akan memberikannya untukmu jadi pergilah. Karena sepertinya aku, Tn. Yujin, perlu meringankan suasana hatiku yang berantakan karena dirimu.”

Setelah mengatakan itu, Earl Silver Lion berbalik dan kembali ke rak penyiksaan. Dia mengambil belati yang telah dia susun tadi dan meletakkannya di atas makhluk yang tergeletak di atas rak penyiksaan.

Aku tidak memiliki pemikiran khusus tentang hal itu.

Aku tahu bahwa ini adalah sesuatu yang terjadi bahkan sebelum aku dipanggil ke sini. Baik itu Zia atau Earl, mereka berdua telah mengangkatku menjadi pahlawan atau orang dewasa, tapi aku bukanlah eksistensi yang mengesankan. Mirip bagaimana Earl Silver Lion hanya manusia, akupun tidak lebih dari manusia juga. Pada akhirnya, aku hanya mampu melakukan hal-hal yang berada dalam batasanku. Aku,”Aku bisa menghiburmu lagi.”

“Tn. Yujin.”

Tanpa berbalik, Earl Silver Lion berbicara.




“Bukan begitu. Saat ini, kau seharusnya berbalik dan pergi. Sambil mengakui kelemahanmu dan mengakui kepengecutanmu sendiri, kau seharusnya mengangguk dengan tenang dan pergi. Kau melakukannya dengan baik saat kau menghabiskan waktu di ruang bawah tanah ini, ‘kan?”

Namun, makhluk ini, kemungkinan besar baru dipanggil beberapa lusin menit yang lalu.

Yang lainnya masih terkunci di sel juga.

Jika memang begitu, maka masih ada.

“Enyahlah.”

“Earl. Aku akan menghibur,”

“Aku sudah menyuruhmu pergi tiga kaliiiii. Jika Tn. Yujin pintar, maka kau tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, ‘kan?”

Earl berpaling menatapku. Mata cekung yang tampak seperti salju hancur diarahkan ke arahku.

“5.”

Aku memegangi manik-manikku erat-erat.

“4.”

Earl mengencangkan cengkeramannya pada belati.

“3. 2. 1!”

“Yujin! Aku di sini untuk membantu!”

Pintu ruang penyiksaan terbuka dan Zia masuk.

Sebuah cahaya lilin masuk di antara Earl, yang berdiri di depan rak penyiksaan dengan belati dicengkram erat di tangannya, dan aku. Banyak noda debu melayang di bawah lampu berputar-putar. Mereka mengalir sesuai dengan napas berat yang keluar dari mulut Zia, dan mengalir sesuai dengan ayunan seragamnya. Debu berputar-putar sebelum turun ke lantai.

Earl menekan tangannya ke dahinya.

“Mati sajalah, serius dah.”

“A-Aku akan meringkas apa yang terjadi barusan. Aku membuka pintu dan masuk ke ruang penyiksaan untuk membantu Yujin, tapi saat aku memasuki ruangan, Paduka menyuruhku mati. Meskipun kupikir aku tidak dapat paham apa yang sedang terjadi, aku tidak tahu apa yang terjadi······.”

Earl Silver Lion melemparkan belatinya. Setelah merenungkan apakah dia harus mengelak atau terkena itu, Zia memindahkan tubuhnya ke atas pada detik terakhir dan memilih jalan untuk menghindarinya. Meskipun begitu, faktanya dia tidak bisa mengelak sepenuhnya dan akhirnya terkena mata belati itu, itu benar-benar perilaku seperti Zia.

Namun, Zia Batsand juga seorang kesatria. Tidak peduli dengan darah yang mengalir di pipinya, dan dengan perilaku seperti ksatria,”Paduka Earl. Untuk Paduka, aku———.”

“Diam.”

“Ya.”

Dia menutup mulutnya dengan perilaku seperti Zia.

Sepertinya Earl penuh dengan keingin tahuan untuk bertanya kenapa Zia datang ke sini, tapi aku tahu kenapa dia tidak melakukannya karena fakta bahwa racun dalam suara Earl Silver Lion telah mereda. Dengan ekspresi lelah, Earl menekan pelipisnya dengan tangannya untuk beberapa saat.

“Kalau aku mengatakannya, maka.”

Earl Silver Lion berbicara seolah-olah dia sudah muak.

“Tn. Yujin. Tentu, seperti yang kau katakan, memang bohong ketika aku menyatakan alasan kenapa aku lengan putri angkat Mikatni karena untuk mencari kelemahanmu. Kalau aku ingin melakukan itu, maka aku akan melakukannya saat kau berada di sini. Juga, tanpa perlu melakukan itu pun, ada hal-hal di dunia yang bahkan tidak perlu kau pastikan. Jika aku memanggil orang Korea dan mengancammu, kalaupun bukan orang Korea, jika aku memanggil sesuatu yang mirip dengan orang Korea dan mengancammu dengan mereka, mungkin kau akan tergerak kalau aku memanggil bentuk kehidupan cerdas dan menggunakannya sebagai pemerasan. Pertanyaannya adalah.”

Sekarang, Tn. Yujin, inilah pertanyaannya, Earl Silver Lion berlanjut.

“Aku, memikirkan sesuatu yang menyenangkan, kukatakan. Menyerahkanmu pisau, Kau memotong mereka, kubilang padamu. Aku akan menonton, kubilang padamu. Dan jika tidak, maka aku akan memotong lengan anak angkat Mikatni, kubilang padamu. Bisakah kau melakukannya?”

Hening.

“Aku, memikirkan sesuatu yang menyenangkan, kubilang padamu. Beri aku nama lima orang, kubilang padamu. Lima orang dari duniamu, kubilang padamu. Orang-orang yang kau sayangi, akrab dengannya, dan merasakan kasih sayang, kubilang padamu. Bisakah kau memberi tahuku siapa mereka?”

Zia mengangkat kepalanya.

“Paduka, Anda seharusnya tidak melakukannya······.”

“Kubilang tutup mulut.”

“Ya.”

Zia menunduk.

······.

“Aku bisa melakukannya dan aku bisa mengatakannya.”

Earl Silver Lion menatapku. Aku berbicara.

“Aku akan melakukannya. Meski aku tidak suka hal-hal merangsang. Kalau aku bisa mencegah lengan Sii terputus dengan menyiksa makhluk itu sampai suasana hatimu lebih baik, maka aku akan melakukannya. Setelah itu, aku mungkin akan mencari cara untuk menyembuhkan makhluk itu dan mengirim mereka kembali ke rumah. Selanjutnya, aku akan mengatakannya. Bahkan jika kau memanggil 5 orang itu, itu tidak masalah selama aku bisa melindungi mereka.”

“Mm hm. Jadi kau bilang itu mungkin. Bahwa kau bahkan dapat menanggung mereka. Alasannya karena kau masih bisa mengembalikannya jadi normal. Namun, Tn. Yujin, ada tindakan di dunia yang tidak bisa dibatalkan. Bagaimana kalau aku menyuruhmu untuk tidak memotong, tapi untuk membunuh mereka? Kau akan membunuh orang yang berharga itu saat aku memanggil mereka, bagaimana jika aku mengatakan hal ini kepadamu? Tn. Yujin.”

Hening.

“Bisakah kau mengatakannya?”

Hening.

“Masih dapatkah kau, mengatakan bahwa Han Yujin adalah milik Earl Silver Lion?”

Dengan lengan di belakang punggungnya, Earl Silver Lion menurunkan punggungnya. Tanpa melirik Zia yang panik, Earl Silver Lion menoleh.

“Masih dapatkah kau, mengatakan bahwa aku manusia?”

Hening.

“Ini, akan terus berlanjut.”

Earl Silver Lion melepaskan kabel baja dan menjentikkan jarinya. Makhluk serangga yang disiksa telah dibatalkan pemanggilan terhadap mereka dan lenyap.

Akan sangat menyenangkan jika dia kembali ke dunianya sendiri, tapi aku sadar bukan itu masalahnya. Seperti kata Earl Silver Lion, ini akan berlanjut. Tidak mungkin mengetahui apakah akan terjadi suatu saat di masa depan atau dalam beberapa detik berikutnya. Saat kelanjutan situasi ini bukanlah sebuah asumsi dan akhirnya akan benar-benar dilakukan, akan terjadi.

“Aku hanya melakukan hal-hal yang bisa kulakukan.”

Itu sebabnya,

“AKu akan membuatnya seolah-olah aku bisa mengatakannya.”

“Ah hah.”

Earl Silver Lion meletakkan satu tangan di mulutnya.

“Ah hahaha hah ha.”

Meraih perutnya dengan tangan satunya.

“Ah hah ha ha ha ha ha ah ah ah ah ha ha ah ah hah ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha.”

Tiba-tiba berhenti.

Earl Silver Lion menyeret Zia dan pergi. Setelah ditinggalkan sendirian di ruang penyiksaan, aku menatap kosong ke pintu yang tertutup.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter