Novel Kaifuku Jutsushi no Yarinaoshi: Sokushi Mahou to Skill Copy no Choetsu Heal Bahasa Indonesia Vol.1 Chapter 4

Novel Kaifuku Jutsushi no Yarinaoshi: Sokushi Mahou to Skill Copy no Choetsu Heal Bahasa Indonesia Vol.1 Chapter 4

Kaifuku Jutsushi no Yarinaoshi: Sokushi Mahou to Skill Copy no Choetsu Heal Bahasa Indonesia Volume 1 Chapter 4


Penyihir penyembuh bertemu dengan pahlawan sihir 


Pada saat yang sama aku menjadi 15, aku membangkitkan kelas penyihir penyembuh, dan aku juga menbangkitkan kelas tambahan yang hanya bisa didapat oleh 10 orang di dunia ini, kelas pahlawan. Setelah aku mendapatkan kelas-ku, aku terus melakukan perjalanan kembali ke desa dari hutan. Tapi aku tidak hanya berjalan melalui hutan; aku terus mengkonsumsi tanaman beracun untuk mendapatkan skill [Drug Resistance].

“[Recovery Heal]” (Kearuga)

Menempatkan tangan kanan ke tubuh, aku menggunakan sihir penyembuhan pada diri-ku untuk menghilangkan racun di dalamnya.

"Aku lebih baik meningkatkan kemampuan sihir penyembuhanku" (Kearuga)

Biasanya, menggunakan sihir penyembuhan di tubuh sendiri sangat sulit, karena saat kamu menyalurkan sihir, tubuh dan suarumu akan berubah, sehingga hampir tidak mungkin dikendalikan. Namun, aku bisa melakukannya karena aku telah menggunakan sihir penyembuhan puluhan ribu kali.

Aku hanya perlu membuat prediksi tentang bagaimana target akan berubah, dan menggabungkannya ketika aku menggunakan sihir penyembuhan. Dan karena aku bisa mengobati racun sekarang, kecepatan yang bisa mengembangkan kemampuan skill [Drug Resistance]-ku meningkat.

Suara itu berkata, hanya menggunakan sihir penyembuhan empat kali menghabiskan seluruh MP, jadi jika aku tidak naik level dan meningkatkan MP, maka akan menjadi kasar. Dengan melakukan ini, aku menghabiskan 3 hari setelah mendapatkan kelas-ku, berjalan melalui hutan, dan akhirnya aku sampai ke desa.



Ketika aku tiba di desa, kenalanku datang bergegas ke arah-ku. Sepertinya aku telah mengkhawatirkan mereka karena aku pergi selama 10 hari tanpa mengatakan apapun.

Meskipun aku ditanyai banyak hal, aku dapat membuat segalanya agar tidak membuat mereka curiga, dan bahkan jika aku memberi tahu mereka, tidak akan ada orang yang percaya ceritaku. [Jade Eyes]-ku juga dapat disembunyikan karena aku dalam Excited state (keadaan tereksitasi), mataku tidak mengeluarkan warna batu giok yang aneh. (TL Catatan: https://en.wikipedia.org/wiki/Excited_state. Idle aja kebingungan apalagi gue (LOL))

Untuk membeli appraiser, walikota desa bertanya apakah aku ingin menemaninya naik kereta ke ibu kota kerajaan. Meskipun desaku adalah desa besar, seperti yang diharapkan, tidak ada yang bisa membuat appraiser hanya penyihir tingkat lanjut yang bisa. Untuk tawarannya, aku mengangguk, karena selama aku ingin menyembunyikan [Jade Mata], aku tidak tahu kelas-ku. Tidak penasaran dengan kelas apa yang kamu dapatkan setelah menjadi usia tidak wajar, karena semua orang ingin mengetahui kelas apa yang mereka dapatkan.

Mah, itu akan sia-sia karena sebelum kita berangkat untuk membelinya, sang putri akan datang untuk mengantarkanku ke kerajaan.



Setelah kembali ke desa, aku terus melatih kemampuan [Drug Resistance]-ku dan seperti biasa, merawat apel.

Meskipun aku memang ingin membunuh monster dan naik level dengan cepat, serangan fisik dan pertahanan-ku memiliki nilai talenta rendah 50, yang berarti aku tidak dapat membunuh monster dengan mudah. Dan satu-satunya serangan sihir yang aku miliki, [Deterioration Heal], memiliki konsumsi MP yang boros, jadi tidak masalah berapa banyak aku coba, dengan MP-ku saat ini aku tidak akan bisa menggunakannya. Karena keadaan seperti ini, aku tidak ingin bertarung dengan monster, tapi aku tidak perlu terburu-buru. Bagaimanapun, aku hanya bisa meningkatkan level-ku walaupun aku menginginkannya, dengan menggunakan [Looting Heal].

"Kearuga-kun, tanda ditangan kirimu itu apa?" (Anna)

Setelah menyelesaikan pekerjaan pertanian, Anna-san memanggilku saat aku mau kembali ke rumah.

"Aku juga tidak tahu apa-apa; itu tiba-tiba muncul. "(Kearuga) 

"Kenapa kamu tidak membangkitkan ahli kutukan untuk memeriksanya beberapa waktu?" (Anna) (TL note: disini gue kebingungan. ENG: Why don’t you get curse expert to check it out some time.)

Aku lalu senyum masam, karena meski keberadaan pahlawan itu terkenal, tidak banyak orang yang tahu tentang tanda yang terukir di tubuh mereka.

"Aku akan memeriksanya jika mulai sakit, tapi yang lebih penting, disana sangat berisik." (Kearuga)

Pintu masuk desa menjadi sangat berisik, mungkin karena sang putri sudah sampai sekarang. Sekarang, mari kita ulang sejarahnya.


===


Begitu sampai di pintu masuk desa, aku langsung bisa melihat penyebab keributan itu; kereta kuda yang tidak dikenal telah berhenti di sana. Desainnya luar biasa dan elegan, yang tidak ditarik oleh kuda biasa, tapi ditarik oleh binatang mitos, unicorn. Ini adalah sesuatu yang bisa dibeli oleh orang kaya. Selain itu, ada ksatria yang dilengkapi dengan baju besi mithril, mengelilingi kereta untuk melindunginya. Dan yang terpenting, mereka memiliki ukiran khusus yang terukir di baju besi dan kereta mereka, tanda keluarga kerajaan.

Salah satu pintu kereta terbuka, dan seorang gadis remaja keluar dari kereta. Penduduk desa memandanginya dengan tatapan bodoh, karena mereka semua menyaksikan ketertarikan. Dengan keindahan yang berdiri di depan mereka, dengan penampilan anggun itu keindahan dan senyuman keindahan yang nampak seperti orang suci.

Seorang putri yang memiliki karisma dalam jumlah besar dan pada saat bersamaan adalah pahlawan. Namanya adalah…

"Halo semuanya, Aku adalah putri pertama Kerajaan Dioral; pahlawan sihir Flare Earlgrande Dioral." (Flare) (TL note: Idle kebingungan dengan nama kerajaannya, dia mau buat Gioral tapi dia malah ngetik Dioral, mah gue sih cuma ngikut sumber eng aja. kalau penasaran nih gue kasih raw-nya: ジオラル)



Penduduk desa mulai berteriak dengan gembira, karena dia telah menamakan dirinya sebagai pahlawan.

Flare bisa menguasai sihir tingkat 5 yang merupakan sihir tertinggi bagi manusia, juga bisa menggunakan sihir tingkat 6 yang belum pernah didengar sebelumnya, dan dipuja sebagai penyihir terkuat di dunia. Aku juga tahu bahwa dalam beberapa tahun, dia juga bisa menggunakan sihir tingkat 7. Pada dasarnya tidak ada manusia yang bisa menang melawan dia dalam sihir.

"Hari ini Aku datang untuk mengambil seorang pahlawan yang baru lahir yang telah lahir di desa ini." (Flare)

Sorak sorai menjadi semakin kuat, dan penduduk desa mulai saling berhadapan, dengan suara bulat bertanya siapa yang menjadi pahlawan.

Memusatkan kemata-ku, aku mengaktifkan [Jade Eyes] untuk memeriksa kemampuan Flare adalah.

Ras: Manusia 
Nama: Flare 
Kelas: Penyihir, Pahlawan 
Level: 25 
Status: 
MP: 155/155 
Serangan Fisik: 40 
Pertahanan Fisik: 25 
Serangan Sihir: 70 
Daya Tahan Sihir: 55 
Kecepatan: 50

Kemampuan: 
Attack Magic (Semua) Lv3 
Seni Bela Diri Lv2 

Skill:
MP Recovery Rate Increase Lv2: Skill penyihir, tingkat pemulihan MP 10% lebih cepat. 
Attack Magic Power Increase Lv2: Skill penyihir, menambahkan koreksi positif untuk attack magic. 
Penyihir Transcendental (Teramat) LV2: Komposisi skill Penyihir dan Pahlawan, semua jenis atribut sihir tersedia. Tingkat sihir tinggi tersedia. 
Peningkatan EXP: cuma skill pahlawan, memberi 2x jumlah EXP yang didapat untukm dan Party-mu. 
Terobosan batasan Level (Diri sendiri): cuma skill pahlawan, di release level limit cap. 

Melihatnya lagi, ini adalah status yang sangat mengerikan, terutama serangan sihir. Bahkan di sisi skill, dia memiliki skill gabungan yang melibatkan kelas pahlawan dan penyihir, dan dia juga bisa menggunakan semua atribut dan bukan jumlah yang biasa kamu gunakan, yaitu 2. Dan di atas semua itu, dia juga bisa gunakan sihir tingkat tinggi juga.

Benar-benar sebuah kekuatan yang layak menjadi pahlawan, tapi satu-satunya bagian yang tertinggal, adalah bahwa dia tidak dapat meningkatkan batas tingkat orang lain. Sekarang, aku juga harus memeriksa nilai talentanya juga.

Batas Tingkat: ∞ 
Nilai Bakat: 
MP: 150 
Serangan Fisik: 70 
Pertahanan Fisik: 40 
Serangan Sihir: 140 
Daya Tahan Sihir: 100 
Kecepatan: 80 
Nilai Total: 580

Selain memiliki level tak terbatas yang dimiliki semua pahlawan, dia juga memiliki nilai talenta total 580. Jumlah rata-rata yang dimiliki manusia normal adalah sekitar 60 untuk nilai bakat mereka, dan memiliki nilai total sekitar 350 adalah baik. Serangan sihirnya sangat bagus, karena 140 mungkin nilai stat tertinggi di seluruh umat manusia.

Karena aku telah mendapat informasi yang aku butuhkan, aku mematikan [Jade Eyes]-ku. Tepat setelah itu, mataku bertemu dengan Flare.

"Anda pahlawan barunya kan? Silakan datang ke sini." (Flare)

Begitu Flare memanggilku, penduduk desa menyingkir untuk membuka tempat bagiku untuk berjalan, dan aku mulai berjalan ke arahnya.

"Aku adalah pahlawan!?" (Kearuga)

Aku bertingkah terkejut, karena akan tidak wajar jika aku tidak melakukannya.

"Jadi anda belum menyadarinya. Anda diangkat sebagai pahlawan." (Flare)

Dia datang tepat di depanku, memegang tanganku dan mengangkatnya tinggi-tinggi di langit.

"Tanda yang terukir di tangan kirinya adalah bukti bahwa dia adalah pahlawan, dan Aku datang menjemputmu. Mari menyelamatkan dunia dari raja iblis bersama." (Flare)

Penduduk desa mulai bersemangat, dan bertepuk tangan. Seorang pahlawan datang dari desa mereka; Itu berarti desa mereka merasa terhormat, dan mereka mendapat keuntungan mendapatkan dukungan dari negara tersebut.

"Aku tidak percaya bahwa Aku menjadi pahlawan" (Kearuga)

"Bisa dimengerti untuk berpikir seperti itu, tapi itu benar. Sekarang, kita akan berangkat tanpa menunda menuju ibukota kerajaan. Lagi pula, ada banyak hal yang harus anda pelajari menjadi pahlawan." (Flare)

Aku pengen muntah, karena aku tahu bahwa apa yang aku 'pelajari sebagai pahlawan' membuatku menjadi mesin penyembuhan setelah memberiku obat terlarang.

"Bahkan jika Kau mengatakannya tiba-tiba, Aku butuh waktu untuk mempersiapkan hati Aku." (Kearuga) 

"Fufu, tolong yakinlah karena aku akan bersamamu, dan ajari banyak hal sebagai seniormu." (Flare)

Flare meremas tanganku erat-erat sambil tersenyum manis padaku. Aku bisa merasakan bahwa tangannya cukup lembut, dan aku memperhatikan bahwa Flare sangat harum. Jika kamu seorang pria, kamu pasti langsung terjatuh untuknya. Namun, aku tahu sifat sebenarnya dari gadis ini dan hanya bisa merasa jijik terhadapnya.

"Baiklah, aku mengerti putri; tolong bawa aku ke ibukota kerajaan." (Kearuga) 

"Ya, tentu saja." (Flare)

Tak satu pun dari penduduk desa mencoba menghentikan aku untuk pergi dan memberkati aku dengan kata-kata mereka, bahkan tanpa mengetahui jenis neraka apa yang akan aku alami setelahnya. Meskipun jelas tidak mungkin mereka tahu tentang hal itu, namun tetap membuatku merasa kesal.

===

Mengendarai kereta kuda, kami menuju ke ibukota kerajaan.

"Oh ya, aku lupa menanyakan namamu. Namaku Flare Earlgrande Dioral. "(Flare) 

"Namaku Kearuga, senang bertemu denganmu." (Kearuga) 

"Mah, itu nama yang cukup bagus. Bisakah kamu ceritakan apa kelasmu? "(Flare)

Seperti biasa, Flare menggunakan senyumannya yang bisa memikat siapa saja, dan suaranya yang bisa menangkap hati siapa pun saat berbicara denganku. Kenyataan bahwa dia telah merencanakan semua ini adalah bagian yang menakutkan.

"Aku masih belum tau kelas-ku, karena aku baru saja menjadi dewasa dan aku belum menggunakan appraiser." (Kearuga) 

"Begitu ya. Kalau gitu, jika tidak apa-apa denganmu, bisakah aku menggunakan appraiser ke kamu sekarang?" (Flare)

Flare memanggil salah satu petugasnya, dan petugasnya memberinya appraiser setelah mengeluarkannya. Lalu, Flare mengajariku cara menggunakan appraiser.

Aku telah menggunakan appraiser seperti yang diberitahu, dan hasilnya adalah sama dengan [Jade Eyes]. Namun, aku tidak bisa melihat batas level atau nilai talenta.

"Kelasku adalah penyihir penyembuh." (Kearuga)

Begitu aku mengatakan itu, wajah Flare menjadi sedikit menyimpang dan matanya tampak jijik. 

Tanpa memikirkan aku sebagai kekuatan tempur, dia mungkin kecewa padaku.

"Kearuga-san, bolehkah aku melihat appraiser-mu?" (Flare) 

"Nih silahkan." (Kearuga)

Sambil tetap tersenyum, dia melihat-lihat statusku. Dia mungkin menghitung berbagai hal di dalam kepalanya, karena dia wanita seperti itu.

Di dunia lamaku, kesimpulan yang dia dapatkan adalah bahwa meskipun aku tidak dihitung sebagai kekuatan tempur, EXP-nya akan menjadi 2x lebih tinggi, membuatnya layak menempatkan aku di Party mereka, membuatku sesekali menyembuhkan mereka. Bagaimanapun, tidak peduli berapa banyak yang kamu dapatkan, elixir sangat berharga, jadi kamu harus hemat sebanyak mungkin. Mah, kalaupun aku sendiri tidak dianggap sebagai kekuatan tempur, aku akan bisa mendaur ulang pahlawan yang terluka. (TL note: emang sampah apa didaur ulang :D)

Sebagai akibat dari perhitungan yang begitu dingin, dia menganggapku sebagai 'keberadaan yang tak layak'. Jika dia tidak memikirkannya, dia mungkin akan membunuhku dan bertaruh pada kelahiran seorang pahlawan baru. Karena hanya ada 10 pahlawan pada saat bersamaan, kamu harus membunuh satu untuk mendapatkan yang lain.

Dengan aku mengetahui semua itu, aku bisa melihat wajah yang terselip di balik wajahnya yang tersenyum.

Sambil membicarakan hal-hal yang tidak begitu penting, kereta yang kita tuju telah sampai di ibu kota.

Jika berjalan seperti bagaimana aku mengingatnya, dalam beberapa hari ini, aku akan diperintahkan untuk menyembuhkan pedang suci setelah pelajaran. Begitu aku menggunakan [Recovery Heal] pada pendekar pedang, aku menemukan tentang rasa sakit dan ketakutan yang luar biasa dari penggunaan sihir penyembuhan pada orang-orang, dan menolak untuk menggunakan sihir penyembuhan. Namun, setelah mengetahui hal ini, bangsawan tidak bisa memaafkan aku dan membiusku, melatihku menjadi mesin.

Keluarga kerajaan hanya menganggapku sebagai alat, karena itulah mereka bisa melakukan semua hal kejam itu kepadaku. Tapi aku bukan seseorang yang bisa digunakan; Jika seseorang mencoba dan membuatku menjadi alat, aku pasti akan membuat mereka jatuh ke dalam kehancuran.

Sama seperti bagaimana sang putri menyembunyikan wajah yang sebenarnya di balik senyumnya, aku akan mengenakan topeng domba yang tidak berbahaya atas balas dendam iblis yang ada di dalam diriku.

Mereka masih belum menyadari apa yang ada di balik topeng ...



Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter